Sabtu, 16 November 2013

WHATSAPP UNTUK PC/LAPTOP/NETBOOK

http://www.alkalinware.com/2013/07/whatsapp-untuk-pclaptopnetbook.html
Mungkin sudah banyak yang tau kegunaan dari applikasi ini yaitu hampir menyerupai BBM(Blackberry Messenger) yang bisa menampilkan foto kita, juga bisa saling chatting dengan teman-teman kita namun bedanya BBM hanya bisa di jalankan di sistem operasi Blackberry saja sedangkan WhatsApp bisa di gunakan di banyak perangkat seperti PC,Smart phone,Windows Mobile,tablet,iphone,Android.

Blackberry dalam meng-Add teman kita membutuhkan PIN Blackberry sedangkan WhatsApp kita hanya membutuhkan kontak HP saja untuk


Add teman.Berikut cara install WhatsApp di komputer:

Langkah pertama Anda harus DOWNLOAD EMULATOR ANDROID dan
DOWNLOAD WHATSAPP.APK copy dan paste file whatsapp yang sudah di download tadi ke C:\Documents and Settings\Nama Profile Anda\youwave\android apps.Kemudian buka apllikasi Emulator Android tadi dan tunggu beberapa saat.

http://www.alkalinware.com/2013/07/whatsapp-untuk-pclaptopnetbook.html

http://www.alkalinware.com/2013/07/whatsapp-untuk-pclaptopnetbook.html

http://www.alkalinware.com/2013/07/whatsapp-untuk-pclaptopnetbook.html
ikuti terus langkah-langkahnya sampai selesai.Semoga bermanfaat!.

Copas dr www.alkaliware.com

Kamis, 22 September 2011

Tips Merapikan Posting pada Blog

Merapikan posting?? Perlu juga lho… Karena dengan postingan yang rapi akan semakin menarik pengunjung untuk membaca artikel yang kita posting tersebut… Sebaliknya bila artikel yang kita posting tersebut tidak rapi, orang akan malas untuk membaca artikel tersebut.

Mungkin sebenarnya sudah banyak yang mengetahui tentang cara merapikan posting berikut. Tapi mungkin juga ada yang masih belum mengetahuinya. Dan tulisan tentang merapikan posting berikut hanyalah sekedar sharing tentang apa yang ana ketahui karena ana sendiri sebenarnya tidak ahli dalam hal ini. Mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat untuk merapikan blog ikhwan wa akhwat fillah terutama yang menggunakan wordpress.

Merapikan Posting

1. Paste Tulisan dari Word

Kadang ketika kita mem-paste tulisan yang sudah diedit di Word, ternyata setelah tampil hasilnya jadi berantakan. Cara supaya hasil yang di-paste tidak berantakan adalah dengan paste melalui tombol “paste from word” (berlogo W) seperti pada gambar berikut :

Tekan tombolnya, lalu paste seluruh isi artikel dalam form yang tersedia :

Tekan insert dan tulisan pun akan ter-paste sesuai dengan format tulisan sesuai CSS theme-nya.

Sebuah theme biasanya sudah memiliki CSS nya masing-masing yang dianggap bagus dan matching oleh si pembuat theme yang akan menjadi format standard untuk jenis, ukuran, warna tulisan, tata letak theme, dll. Untuk blog di wordpress.com gratisan CSS sampai saat ini belum bisa diedit karena kebijakan dari wordpress.com, tapi untuk yang menggunakan self-hosting (gratisan ataupun berbayar) CSS tersebut bisa diedit. Tapi ana tidak akan membahas masalah CSS ini, yang akan ana bahas adalah memposting tulisan agar sesuai dengan CSS tersebut sehingga tampilannya mudah-mudahan akan lebih rapi dan tulisannya jadi seragam antara posting yg satu dgn yg lainnya.

2. Potong tulisan yg panjang di halaman utama

Gunakan tag <–more–> untuk memotong tulisan yang panjang sehingga yang ditampilkan di halaman utamanya (home/beranda) cukup beberapa bagian awalnya saja. Caranya tempatkan cursor di bagian yang akan dipotong, lalu klik tombol <–more–> :

Di blog ini tag dipasang supaya tulisan tidak melebihi ukuran layar, supaya kelihatan lebih teratur dan memudahkan srcoll-down untuk melihat artikel lainnya. Hasilnya seperti ini:

3. Cara Merapikan Tulisan Arab

Hasil copy-paste tulisan Arab biasanya hasilnya akan seperti :

وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِيْنَ لاَ يَجِدُوْنَ نِكَاحًا حَتَّى يُغْنِيَهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ

Cara merapikannya adalah buka kode HTML nya dengan klik tab berikut :

lalu cari tulisan arab yang mau di edit, kemudian tuliskan kode berikut sebelum tulisan Arab itu :

Sehingga menjadi :

Hasil visualnya:

وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِيْنَ لاَ يَجِدُوْنَ نِكَاحًا حَتَّى يُغْنِيَهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ

Ukuran, spasi & jenis font yang ana beri warna merah bisa diubah pada sesuai yang antum mau.

Untuk tulisan yang lebih besar bisa pake kode berikut :

Hasilnya :

وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِيْنَ لاَ يَجِدُوْنَ نِكَاحًا حَتَّى يُغْنِيَهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ

Jika tulisan Arab lebih dari satu paragraph, lebih baik pake kode ini:

Jangan lupa untuk menutup div nya dengan

.

4. Menampilkan Gambar

Setelah merapikan tulisan, ada baiknya jika kita menghiasnya dengan memasukkan gambar supaya tulisan tersebut lebih menarik untuk dibaca. Bagian ini kelihatannya sudah banyak yang tau, jadi singkat saja… Pilih & Upload gambar dengan klik tombol :

Lalu pilih & upload gambar :

Selanjutnya lakukan edit / update alignment, border & space. Dan jadilah hasilnya :

5. Cara Membuat Footnote

Jika dalam tulisan ada footnotenya, maka bisa menggunakan kode ANCHORNAME berikut ini dalam kode HTML nya:

Ubah kata-kata nomor footnote pada kode di atas dengan angka atau nama sesuka antum. Letakkan kode di atas di bagian footnote (bawah). Misalnya footnote nomor 1 :

Dan jika sukses biasanya di mode visualnya akan terlihat gambar jangkar di kiri footnote tersebut. Untuk nomor footnote di bagian isi artikelnya bisa menggunakan link artikel ditambah /#nomor footnote, contoh :

http://ummushilah.0fees.net/wordpress/?p=451/#1

Penerapannya seperti ini :

Kalau mau dibuat supaya nomor di footnote jika di klik bisa balik ke tempat semula, bisa dgn cara menambahkan anchor-nya di nomor footnote dalam artikel dan menambah link ke situ di footnotenya. Njelimet ya?

Begini contohnya : Kita buat nama anchor untuk nomor footnote di dalam artikel, misalnya h1, dan tambahkan juga link untuk menuju ke footnote yang kita beri nama f1. Ini kodenya :

Dan kode untuk nomor footnote kita beri nama f1 dan me-link ke h1 :

Kalau sukses biasanya di mode visualnya ada tanda jangkarnya.

Silahkan mencoba…. Contoh artikel yang sudah jadi bisa dilihat di link : http://ummushilah.0fees.net/wordpress/?p=451

bagi yang menggunakan mesin wordpress di hosting sendiri, cara yg lebih praktis bisa menggunakan plugin wp-footnote. Dan cara memakainya bisa di baca di [link ini].

Demikian sedikit yang bisa ana share, semoga bermanfa’at…. Seandainya ada yg tau cara yg lebih praktis, monggoh di share…


Copas dari: http://ummushofi.wordpress.com/2009/12/23/tips-merapikan-posting-pada-blog-wordpress/

Selasa, 20 September 2011

Wahai Saudari Muslimahku...

Buatku muslimah ya muslimah, tidak bisa dicampur dengan atribut ini dan itu tapi tetap mengaku muslimah. Hadeeh... keras kepala sekali aku ini.

Coba jawab, kalau aku tanyakan padamu kawan, siapa sich muslimah itu? bisa kah kau sebutkan cirinya??

Jawaban pribadiku, muslimah adalah wanita sholehah atau sedang belajar untuk menjadi sholehah yang berpakaian sopan, panjang, tidak ketat melekat lekuk tubuh dan berkerudung atau jilbab. Bicaranya halus, lembut dan menjaga pandangan.

What yours?

Pandanganku aku sandarkan padaMu ya Allah, sehingga mungkin karena ini pula Engkau tuangkan keresahan yang sangat dalam jiwa hamba akan ketidak sesuaian tampilan saudari-saudari muslimahku saat ini dengan jawabanku di atas. Aku galau, aku seddiih... saudari-saudari muslimahku berpakaian tapi seperti telanjang. MasyaAllah.... tidakkah mereka takut azabMu ya Robb, tidakkah mereka sadar bahwa mereka sedang menjerumuskan diri mereka sendiri kepada kemurkaanMu. Apa dayaku ya Robbii...

Hati ini semakin sakit saat kulihat saudari muslimahku berdandan rapih, berpakaian muslimah dengan kerudung yang cantik, tapi mengenakan bawahan legging -celana panjang sangat ketaaaat sekali di kaki-kaki mereka, yang seharusnya celana panjang ini digunakan sebagai pakaian dalam, Allahu akbar.

Ya Allah, upaya hamba untuk menjadi muslimah yang baik pun belum sesempurna yang Engkau harapkan, namun tetapkanlah penjagaanMu atas upayaku ini dunia akhirat. Pilihlah hamba sebagai salah satu umat Muhammad yang terbaik, jauhkan hamba dari mengikuti nafsu dunia yang menimpa saudari-saudariku saat ini. Amin.

Tuhan

*Akmal Sjafril ST, MPdI

Sep 13, '11 12:21 PM

assalaamu'alaikum wr. wb.

Ketika menjelaskan tentang bukti-bukti keberadaan Tuhan, Buya Hamka tidak
merasa perlu berpanjang-panjang dalam penjelasannya, padahal beliau dikenal
sebagai ulama-sastrawan yang piawai merangkai kata. Menurutnya, keberadaan
Tuhan itu terlalu mudah untuk dipahami oleh manusia, siapa pun dia, sehingga
tak perlu dibuktikan kembali. Apa yang sudah terang tak perlu
diterang-terangkan lagi. Pengakuan akan keberadaan Tuhan adalah suatu hal
yang sudah terintegrasi dalam jiwa manusia. Yang jadi masalah justru jika
manusia ngotot hendak meng-uninstall program yang sudah dipasang sejak
dahulu kala dalam dirinya (QS Al A’raf: 172).

Dari sekian banyak manusia keras kepala yang mengingkari dirinya sendiri
ini, tidak ada satu pun yang berhasil sepenuhnya. Ustadz Rahmat Abdullah
rahimahullaah pernah menceritakan tentang seorang mahasiswa yang sepenuh
hatinya merasa bangga dengan ateisme yang dijadikannya sebagai prinsip
hidup. Tuhan itu tak berwujud, katanya. Tuhan itu hanya ada dalam khayal
manusia, katanya. Tapi dalam sebuah demonstrasi menuntut reformasi, ketika
peluru berdesingan di atas kepalanya, ia tiarap juga sambil berteriak, “Ya
Tuhan!” Ternyata pengakuan terhadap Tuhan belum berhasil ia buang dalam
recycle bin hatinya.

Pada akhirnya, kematian adalah pembuktian yang paling nyata. Biarpun sudah
menolak Tuhan dengan berapi-api dan mengklaim bahwa hidupnya adalah miliknya
sendiri, toh akhirnya semua manusia menemui ajal juga. Suka tidak suka,
semua akan mengalaminya. Boleh seenaknya di dunia, tapi akhirnya diseret
juga ke akhirat.

Pasti ada juga yang menolak argumen ini. Kematian hanya membuktikan bahwa
masa hidup manusia telah habis. Tak ada bukti jiwa manusia pergi ke suatu
alam yang lain dengan alam dunia ini. Tak ada bukti bahwa Tuhan itu ada.
Setelah hidup hanya ada kematian, dan di seberang kematian hanya ada
ketiadaan.

Penyangkalan (denial) semacam ini tidaklah melukai siapa pun selain dirinya
sendiri. Berusaha meng-uninstall program yang menjadi pondasi dari jiwa kita
ibarat tanaman yang mencabut akarnya sendiri. Tak bisa membuang programnya,
maka jiwanya sendirilah yang dicampakkan.

Tidak seorang pun manusia yang sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan itu tidak
ada. Tidak Nietzsche (“God is dead”), tidak Karl Marx (“Religion is opium
for the people”), tidak juga Fir’aun (“Aku tidak mengetahui tuhan bagimu
selain aku.”). Ketika ombak hampir menelan tubuhnya, Fir’aun pada akhirnya
dipaksa mengaku juga bahwa ia hanyalah tulang, darah, daging, kulit, dan
rambut. Sayangnya, penyesalan selalu datang terlambat. Meski sudah ke
mana-mana mendakwakan bahwa Tuhan telah mati, pada akhirnya Nietzsche juga
yang mati. Marx, yang punya ‘misi suci’ membebaskan umat manusia dari
‘opium’ yang membelenggu hidup mereka, pada akhirnya mati juga, sementara
mereka yang beriman tetap saja beriman. Merekalah contoh manusia yang gagal
menulis ulang program dirinya, karena sejak awal mereka memang tidak
mengenal kode program yang sesuai.

Tidak ada seorang manusia pun yang sungguh-sungguh beriman akan ketiadaan.
Pada hakikatnya semua manusia diciptakan dengan ego yang pasti akan menolak
klaim bahwa dirinya tidak lebih daripada seekor hewan yang hidup tanpa
tujuan pasti selain makan, berkembang biak dan bertahan hidup. Tak ada juga
manusia yang mau menyamakan dirinya dengan benda mati yang tercipta dan
hancur tanpa konsekuensi bagi dirinya sendiri. Kematianlah yang memberi
makna pada kehidupan, dan kehidupan sesudah matilah yang memberi makna pada
kematian.

Mereka yang percaya bahwa kematian itu ada, tapi kehidupan sesudah mati itu
tidak ada, akan menjalani kehidupan dengan cara yang berbeda dengan kaum
yang beriman. Jika kehidupan di dunia ini adalah satu-satunya yang mereka
miliki, amboi betapa kacaunya dunia ini. Tak ada kebaikan, tak ada kemurahan
hati, tak ada yang saling menolong, tak ada yang saling mendahulukan, dan
tak ada yang saling mencintai. Semua orang hidup untuk dirinya
sendiri-sendiri, memenuhi syahwat perut dan kelaminnya. Mereka memandang
orang lain sebagai alat untuk memenuhi kebutuhannya sendiri; jika tak lagi
berguna, maka siapa pun bisa disingkirkan. Demikianlah peradaban manusia
yang ‘tanpa tuhan’.

Dalam peradaban paling biadab sekalipun, iman kepada Tuhan dan kehidupan
akhirat masih tetap ada. Itulah yang menjaga manusia dari perilaku keji dan
haus darah. Jika Allah subhanahu wa ta’ala tidak meng-install program yang
terkoneksi langsung dengan-Nya dalam diri kita (dan juga menciptakan program
lain yang mencegah siapa pun untuk meng-uninstall-nya), maka manusia sudah
sejak dulu punah karena saling bunuh. Sementara binatang yang hanya punya
syahwat tanpa akal saja jika terjepit bisa menjadi kanibal, apalagi manusia
yang bukan hanya punya syahwat, tapi juga punya akal. Hewan buas yang
kanibal hanya akan memangsa sesuai kapasitas lambungnya, sementara manusia
yang ‘kanibal’ akan menciptakan kulkas untuk menyimpan korban-korbannya
dalam jumlah banyak dan museum untuk memamerkan tulang-belulangnya.

Benarlah apa yang dikatakan oleh Buya Hamka. Beriman kepada Allah itu adalah
hal yang terlalu terang untuk diterang-terangkan. Justru penolakan
terhadap-Nya itulah yang begitu rumit untuk dijelaskan. Itulah sebabnya
mereka yang keras kepala menolak Allah disebut “kafir” yang artinya
“ingkar”. Mereka tak dapat mengubah kenyataan, melainkan hanya
mengingkarinya saja.

wassalaamu'alaikum wr. wb.

Artikel ini telah dimuat di situs Fimadani http://www.fimadani.com/tuhan/.

Ghirah menurut Buya HAMKA

*Ghirah*

*Akmal Sjafril*

assalaamu'alaikum wr. wb.

Dahulu, Buya Hamka menjelaskan ghirah dengan suatu istilah yang sederhana:
cemburu. Ghirah adalah kecemburuan dalam beragama. Cemburu itu bukan sekedar
marah atau kesal atau jengkel, melainkan perasaan tidak rela karena haknya
direnggut dan berhasrat besar untuk merebut haknya kembali. Kalau tak ingin
merebut kembali, bukan cemburu namanya. Itulah sebabnya orang bilang cemburu
adalah tanda cinta, dan tidak ada cinta tanpa rasa cemburu. Nah, yang
disebut ghirah itulah perasaan memiliki / mencintai agama secara mendalam
yang kemudian terwujud dalam pembelaan yang kuat ketika agamanya dihinakan
orang.

Buya Hamka mengambil sebuah perspektif yang menarik ketika bercerita tentang
ghirah. Sementara pada masanya orang banyak mengelu-elukan Mahatma Gandhi,
beliau justru mengingatkan semua orang bahwa Gandhi adalah tokoh yang anti
Islam, dan kita sebagai Muslim tidak sepatutnya melupakan hal itu.

Dalam tulisan-tulisan atau ucapan-ucapannya, Gandhi senantiasa menampilkan
sosok yang bersahaja, santun dan toleran, bahkan kontradiktif dalam beberapa
hal. Sebagai contoh, ia mengatakan bahwa ia menghormati semua agama
sebagaimana agamanya sendiri, walaupun ia merasa bahwa agamanyalah yang
paling tinggi. Di tempat lain, ia mengatakan bahwa di atas agama-agama ada
pula ‘Agama’ (dengan ‘A’ besar) yang mengatasi semua agama itu, yang
bersemayam di hati seluruh manusia, apa pun agama formalnya. Kali lain, ia
berkata pula bahwa semua agama itu benar, dan semua agama itu juga salah.

Kontradiksi Gandhi dalam menyikapi agama-agama diberi catatan tersendiri
oleh Hamka. Di satu sisi, Gandhi selalu mengatakan bahwa semua agama
sama-sama mulia, sama-sama mengajarkan kebaikan, sama-sama mengantar kita ke
surga. Namun ketika orang-orang dekatnya memutuskan untuk memeluk agama
Islam, ia melakukan suatu hal yang dikenal luas sebagai ciri khasnya
sendiri: mogok makan! Sayangnya, sebagian dari orang-orang terdekatnya itu
tidak tega dan akhirnya kembali ke agama asalnya.

Meskipun muncul dalam sebuah prilaku yang hipokrit dari pribadi seorang
Gandhi, ghirah adalah suatu hal yang fitrah. Cemburu memang fitrah; semua
manusia merasakannya. Anak kecil pun akan menangis jika mainannya direnggut
paksa. Orang dewasa apalagi, karena mereka sudah menyelami seluk-beluk cinta
dalam hatinya sendiri.

Catatan lain yang diberikan oleh Buya Hamka seputar ghirah adalah betapa
ghirah ini menjadi suatu hal yang paling menakutkan bagi kaum penjajah
dahulu. Mereka terheran-heran menyaksikan bangsa yang cuma punya rencong
atau keris di tangan namun bisa tampil begitu gagah di hadapan bedil yang
terkokang hanya karena satu kalimat takbir. Mereka tidak habis pikir mengapa
masih ada saja bangsa yang siap mati bersimbah darah membela agamanya,
karena agama memang sudah sejak lama mati di Eropa.

Jangankan soal agama, soal perempuan saja umat Islam itu begitu besar rasa
cemburunya. Pernah ada seorang perempuan yang diam-diam dipacari oleh lawan
jenisnya. Pada masa itu, berpacaran dengan perempuan, apalagi backstreet,
adalah penghinaan yang serius terhadap keluarganya. Kakak lelakinya pun
bertindak membela kehormatan keluarga. Ditikamlah lelaki tak berbudi tadi,
matilah dia.

Sudah barang tentu, hukum sekuler yang diterapkan oleh pemerintah kolonial
Belanda pada masa itu mengharuskan sang kakak lelaki menjalani
bertahun-tahun hukuman di penjara. Dalam logika kaum sekuler, habislah sudah
keluarga itu; anak perempuannya terhina, anak lelakinya dipenjara. Apa
dinyana, setelah belasan tahun dipenjara, ia malah dijemput oleh seluruh
keluarga dan sanak saudaranya layaknya rombongan yang mengantar jemaah pergi
berhaji. Shalawat dialunkan, tangis haru berderai, ia disambut bagai
pahlawan. Tidak peduli apa kata Belanda; di mata keluarganya, sang pemuda
adalah pembela kehormatan mereka.

Menghadapi bangsa yang ghirah-nya menyala hebat adalah persoalan yang runyam
buat Belanda. Ingat Bandung Lautan Api? Banyak orang hanya ingat lagunya,
namun kurang menghayati sedahsyat apa kejadian itu sebenarnya. Bukan 1-2
bangunan dibakar, melainkan hampir seisi kota. Jika Bandung dibakar sebagai
bagian dari teror penjajah terhadap rakyat, maka akal kita masih bisa
mencernanya dengan mudah. Namun sebenarnya kota itu justru dibakar oleh
warganya sendiri. Apa sebab? Karena lebih baik dibumihanguskan daripada
dinikmati tuan-tuan penjajah!

Betapa runyam urusan kaum Zionis di tanah Palestina, lantaran putri-putri
Al-Quds memiliki ghirah yang sangat tinggi. Lebih baik mati semua daripada
Masjidil Aqsha dinistakan. Lebih baik suami pulang menjadi mayat daripada
harus mengalah pada bangsa penjahat. Ada ibu yang dikaruniai keturunan yang
banyak, namun satu persatu menjemput syahid, dan itulah hal yang membuatnya
tetap hidup dengan kepala tegak penuh kebanggaan; rahimnya telah melahirkan
para penghuni surga!

Sebagai bagian dari strategi penjajahan, umat Islam di mana-mana ditekan
agar tidak pernah mengobarkan ghirah-nya lagi. Jangan pernah marah lagi jika
agamanya dihina. Jangan pernah cemburu lagi jika kehormatannya direnggut.
Karikatur Rasulullah saw dibuat dengan nuansa penghinaan yang begitu kental,
dan kita tidak boleh marah. Jika Yesus saja sudah dijadikan komoditi humor,
mengapa Muhammad saw tidak boleh? Mereka mengharapkan umat Islam akan
kehilangan ghirah sebagaimana mereka telah kehilangan ghirah-nya
berabad-abad yang lampau. Mereka ingin umat Islam tidak lagi cinta pada
agamanya sendiri, sebagaimana mereka sendiri telah mencampakkan rasa cinta
pada agamanya entah berapa abad yang lalu.

wassalaamu'alaikum wr. wb.

Artikel ini telah dimuat di situs Fimadani, http://www.fimadani.com/ghirah.

Kamis, 08 April 2010

Daftar Alamat SMA Negeri di Propinsi DKI Jakarta

I. KOTAMADYA JAKARTA PUSAT

1 SMA Negeri 7 JL. Karet Ps. Baru Barat V 5720934

2 SMA Negeri 35 JL. Mutiara 5736914

3 SMA Negeri 24 JL. Lapangan Tembak Senayan 5736984

4 SMA Negeri 68 Jl. Salemba Raya 18 3142929

5 SMA Negeri 27 Jl. Mardani Raya 4245969

6 SMA Negeri 30 Jl. Jend. A. Yani 4265548

7 SMA Negeri 77 Jl. Cempaka Putih Tengah 17 4266959

8 SMA Negeri 5 Jl. Raya Sumur Batu 4243869

9 SMA Negeri 1 Jl. Budi Utomo No. 7 3865001

10 SMA Negeri 20 Jl. Krekot Bunder III/I 3440021

11 SMA Negeri 10 Jl. Mangga Besar XIII 6590192

12 SMA Negeri 4 Jl. Batu No. 3 Gambir 3843937

13 SMA Negeri 25 Jl. Am. Sangaji No. 22-24 6331921


II. KOTAMADYA JAKARTA UTARA

14 SMA Negeri 111 Jl. Bandengan Utara No. 80 6611703

15 SMA Negeri 40 Jl. Budimulya Raya 6402464

16 SMA Negeri 18 Jl. Warakas I 4353561

17 SMA Negeri 15 Jl. Agung Utara STS Blok A 6452717

18 SMA Negeri 41 Jl. Laks. RE. Martadinata 6518840

19 SMA Negeri 80 Jl. Sunter Karya Selatan V 64716130

20 SMA Negeri 13 Jl. Seroja No. 1 Koja 4303676

21 SMA Negeri 110 Jl. Bendungan Melayu No. 80 4350059

22 SMA Negeri 45 Jl. Perintis Kemerdekaan 4527345

23 SMA Negeri 72 Jl. Prihatin Komp. TNI AL Kodamar 4502584

24 SMA Negeri 114 Jl. Pedongkelan/Cilincing Bakti No. 35 4404611

25 SMA Negeri 52 Jl. Raya Tugu Semper 4405378

26 SMA Negeri 75 Jl. Tipar Cakung 4402862

27 SMA Negeri 73 Jl. Raya Cakung Cilincing 4401622

28 SMA Negeri 92 Jl. Komp. Pemadam Kebakaran 44832842

29 SMA Negeri 83 Jl. Tipar Cakung Sukapura 4403010

30 SMA Negeri 115 Jl. Rorotan X 44850555


III. KOTAMADYA JAKARTA BARAT

31 SMA Negeri 33 Jl. Kamal Raya No. 54 6191043

32 SMA Negeri 96 Jl. Jati Raya 40 5403058

33 SMA Negeri 19 Jl. Perniagaan No. 31 6904454

34 SMA Negeri 17 Jl. Blandongan No. 37 6493216

35 SMA Negeri 2 Jl. Gajah Mada 175 6294318

36 SMA Negeri 23 Jl. Mandala Utara 5672730

37 SMA Negeri 16 Jl. Belibis Terusan, No. 16 5320137

38 SMA Negeri 78 Jl. Bhakti V/1, Kemanggisan 5482914

39 SMA Negeri 56 Jl.Kamar Raya 5550938

40 SMA Negeri 95 Jl. Satu Maret No. 49 5414576

41 SMA Negeri 84 Jl. Peta Barat No.42 5402584

42 SMA Negeri 94 Jl. Raya Semanan 5457052

43 SMA Negeri 57 Jl. Raya Kedoya 5801665

44 SMA Negeri 65 Jl. Raya Kelapa Dua 5492759

45 SMA Negeri 112 Jl. Sanggrahan Meruya Utara 5850695

46 SMA Negeri 85 Jl. Srengseng Raya 5840921

47 SMA Negeri 101 Jl. Kompleks Joglo Baru 5847332


IV. KOTAMADYA JAKARTA SELATAN

48 SMA Negeri 109 Jl. Gardu 7271116

49 SMA Negeri 38 Jl. Raya Lenteng Agung 7270865

50 SMA Negeri 97 Jl. Brigif 2 7270960

51 SMA Negeri 49 Jl. Pepaya No. 9 7270167

52 SMA Negeri 28 Jl. Ragunan 7806293

53 SMA Negeri 34 Jl. Margasatwa Raya No. I 7690064

54 SMA Negeri 66 Jl. Bango III 7691403

55 SMA Negeri 63 Jl. Amd V Manunggal V/57 7354473

56 SMA Negeri 90 Jl. Sabar Petukangan 7341866

57 SMA Negeri 87 Jl. Mawar II Bintaro 73881969

58 SMA Negeri 86 Jl. Bintaro Raya Komp. Depsos 7378791

59 SMA Negeri 32 Jl.Panjang Komp.Sekneg Baru Cidodol 7395532

60 SMA Negeri 29 Jl. Kramat No. 6 Kebayoran Lama 7395831

61 SMA Negeri 47 Jl. Delman Utama I 7260904

62 SMA Negeri 74 Jl. Darma Putra XI 7260377

63 SMA Negeri 108 Jl. Peninggaran Barat I 7239257

64 SMA Negeri 82 Jl. Daha II / 15a 7246413

65 SMA Negeri 6 Jl. Mahakam I/2 Blok C 7208762

66 SMA Negeri 70 Jl. Bulungan Blok C 7222667

67 SMA Negeri 46 Jl. Masjid Darussalam 7246695

68 SMA Negeri 60 Jl. Kemang Timur I No. 6 7992054

69 SMA Negeri 55 Jl. Minyak Raya Duren Tiga 7996120

70 SMA Negeri 26 Jl. Tebet Barat IV 8294645

71 SMA Negeri 37 Jl. H. Kebon Baru Tebet 8296058

72 SMA Negeri 8 Jl. Bukit Duri 8295455

73 SMA Negeri 3 Jl. Setiabudi II 5254663

74 SMA Negeri 43 Jl. Minangkabau Dalam 8297076

75 SMA Negeri 79 Jl. Menteng Pulo Ujung 8297039


V. KOTAMADYA JAKARTA TIMUR

76 SMA Negeri 106 Jl. Gandaria I 8701692

77 SMA Negeri 104 Jl. H. Taiman Barat 8408247

78 SMA Negeri 39 Jl. Ksatriaan Cijantung 8400278

79 SMA Negeri 88 Jl. Sawo Indah 8701460

80 SMA Negeri 98 Jl. Jaha No. 1 8714579

81 SMA Negeri 99 Jl. Cibubur II 8700979

82 SMA Negeri 105 Jl. Usman Klp.Dua Wetan 8719206

83 SMA Negeri 58 Jl. Raya Ciracas 8710377

84 SMA Negeri 113 Jl. Albaido I 8408034

85 SMA Negeri 64 Jl. Raya Cipayung 8444750

86 SMA Negeri 48 Jl. Pinangranti II Taman Mini 8009437

87 SMA Negeri 9 Jl. SMU Negeri 9 8005964

88 SMA Negeri 42 Jl. Rajawali 808872

89 SMA Negeri 67 Jl. Squadron Halim PK 8090386

90 SMA Negeri 81 Jl. Kompleks KODAM/Kartika Ekapaksi 8629940

91 SMA Negeri 62 Jl. Raya Bogor 8091745

92 SMA Negeri 51 Jl. Batu Ampar 8093125

93 SMA Negeri 93 Jl. Kompleks Paspampres 8402939

94 SMA Negeri 14 Jl. SMU XIV Cililitan 8090296

95 SMA Negeri 54 Jl. Jatinegara Timur IV 8194271

96 SMA Negeri 53 Jl. Cipinang Jaya 2 B 8194415

97 SMA Negeri 100 Jl. Persatuan 2 8500881

98 SMA Negeri 50 Jl. PLN Cipinang Muara 8195639

99 SMA Negeri 61 Jl. Pahlawan Revolusi 8617255

100 SMA Negeri 71 Jl. Kav. TNI AL 8614112

101 SMA Negeri 103 Jl. Mawar Merah VI 8622372

102 SMA Negeri 91 Jl. Lembah Lontar 860063

103 SMA Negeri 44 Jl. Delima IV Perumnas Klender 8615286

104 SMA Negeri 12 Jl. Pertanian 8615180

105 SMA Negeri 59 Jl. Bulak Timur I No. 10 - 11 8614101

106 SMA Negeri 76 Jl. Tipar Cakung 4602500

107 SMA Negeri 89 Jl. Kayu Tinggi 4604602

108 SMA Negeri 102 Jl. Kayu Tinggi 4604674

109 SMA Negeri 107 Jl. Kamp. Rawa Badung Timur 4615738

110 SMA Negeri 11 Jl. Pendidikan 4802080

111 SMA Negeri 21 Jl. Tanah Mas Raya No. 1 4895164

112 SMA Negeri 36 Jl. Perhubungan Raya 4893358

113 SMA Negeri 22 Jl. Kramat Asem 8563352

114 SMA Negeri 31 Jl. Kayu Manis Timur 8508665

DAFTAR SEKOLAH STM - SMEA (SMK)

No

NAMA LAMA

BARU

ALAMAT

WILAYAH

TELP

1

STM

1

SMK

1

Jl.Budi Utomo No.7 Sawah Besar

Jakpus

021-3813630

2

SMEA

1

SMK

2

Jl.Batu No.3 Gambir

Jakps

021-3846219

3

SMEA

2

SMK

3

Jl.Garuda No.63 Kemayoran

Jakpus

021-4209629

4

STM

5

SMK

4

Jl.Rorotan Cilincing Tj.Priok

Jakut

021-4413948

5

STM

3

SMK

5

Jl.Pisangan Baru Timur No.7

Jaktim

021-8507824

6

SMEA

3

SMK

6

Jl.Prof.Joko Sutono SH No.2 A

Jaksel

021-7208718

7

SMT GRAF


SMK

7

Jl.Tenggiri No.1 Rawamangun

Jaktim

021-4711564

8

SMEA

4

SMK

8

Jl.Raya Pejaten pasar Minggu

Jaksel

021-7996493

9

SMEA

5

SMK

9

Jl.Gedong Panjang II/17

Jakbar

021-6925936

10

SMEA

6

SMK

10

Jl.Letjen Sutoyo By Pass Cililitan

Jakut

021-8091773

11

SMEA

7

SMK

11

Jl.Pinangsia I/20 Tamansari

Jakbar

021-6241342

12

SMEA

10

SMK

12

Jl.Kebon Bawang XIV Tj.Priok

Jakut

021-492785

13

SMEA

17

SMK

13

Jl.Rawa Belong II-E Palmerah

Jakbar

021-5492970

14

SMEA

11

SMK

14

Jl.Percetakan Negara IIA

Jakpus

021-4240543

15

SMEA

15

SMK

15

Jl.Mataram I Kebayoran Baru

Jaksel

021-7243559

16

SMEA

16

SMK

16

Jl.Taman Amir Hamzah

Jakpus

021-3904112

17

SMEA

18

SMK

17

Jl.G.Slipi Palmerah

Jakbar

021-5484134

18

SMEA

9

SMK

18

Jl.Ciputat Raya Kebayoran Lama

Jaksel

021-7513729

19

SMEA

14

SMK

19

Jl.Danau Limboto II Bendungan Hilir

Jakpus

021-5734929

20

SMEA

12

SMK

20

Jl.Melati 24 Cilandak

Jaksel

021-7694223

21

SMEA

13

SMK

21

Jl.Kemayoran Gempol

Jakpus

021-4247475

22

SMEA

19

SMK

22

Jl.Condet Raya Pasar Rebo

Jaktim

021-8400901

23

SMEA

20

SMK

23

Jl.Pademangan III No.19

Jakut

021-683210

24

SMKK

3

SMK

24

Jl.Bambu Wulung Cipayung

Jaktim

021-8441976

25

SMEA

21

SMK

25

Jl.Ragunan Pasar Minggu

Jaksel

021-7805695

26

STM PEMB


SMK

26

Jl.Balai Pustaka Baru I Rawamangun

Jaktim

021-4720310

27

SMTK


SMK

27

Jl.Dr.Sutomo No.1 Pasar Baru

Jakpus

021-3845739

28

SMPS


SMK

28

Jl.Maritim Cilandak

Jaksel

021-7692004

29

SMT PEN


SMK

29

Jl.Prof.Joko Sutono SH. No.1 Kebayoran Baru

Jaksel

021-7222471

30

SMKK

2

SMK

30

Jl.Pakubowono VI Kebazoran Baru

Jaksel

021-72221253

31

SMEA

8

SMK

31

Jl.Kramat Jaya Baru Blok D II

Jakpus

021-4246015

32

SMKK

5

SMK

32

Jl.Tebet Dalam IV/I

Jaksel

021-8290165

33

SMKK

6

SMK

33

Jl.Gading Mas Timur II Kelapa Gading

Jakut

021-9168446

34

STM

6

SMK

34

Jl.Kramat Raya No.93

Jakpus

021-3909035

35

STM

7

SMK

35

Jl.Kerajinan No.42 Taman Sari

Jakbar

021-6343146

36

STM

9

SMK

36

Jl.Baru Kosambi III Cilincing

Jakut

021-4401523

37

SMKK

4

SMK

37

Jl.Pertanian III Pasar Minggu

Jaksel

021-7805787

38

SMKK

7

SMK

38

Jl.Kebon Sirih No.98

Jakpus

021-3441788

39

STM

8

SMK

39

Jl.Cempaka Putih Tengah VI/2

Jakpus

021-4246845

40

SMEA

22

SMK

40

Jl.Nanas II Utan Kayu

Jaktim

021-8563329

41

SMEA

23

SMK

41

Jl.Margasatwa Pondok Labu

Jaksel

021-7512190

42

SMEA

24

SMK

42

Jl.Kamal Raya Cengkareng

Jakbar

021-6190365

43

SMEA

25

SMK

43

Jl.Cipulir Kebazoran lama

Jaksel

021-7257532

44

SMEA

26

SMK

44

Jl.Harapan Jaya 9/5 A Cempaka Baru

Jakpus

021-4240912

45

SMEA

27

SMK

45

Jl.KPBD Sukabumi Selatan

Jakbar

021-5480075

46

SMEA

28

SMK

46

Jl.B7 Cipinang Pulo Jatinegara

Jaktim

021-8195127

47

SMEA

29

SMK

47

Jl.Condet Pejaten Pasar Minggu

Jaksel

021-7995116

48

SMEA

30

SMK

48

Jl.Raya Perumnas Klender

Jaktim

021-8617467

49

SMEA

31

SMK

49

Jl.Sarang Bango Marunda

Jakut

021-44851079

50

SMEA

32

SMK

50

Jl.Cipinang Muara I Duren Sawit

Jaktim

021-8194466

51

SMEA

33

SMK

51

Jl.Swadaya Bambu Apus

Jaktim

021-8444903

52

STM

10

SMK

52

Jl.Pusdika (Tarunajaya) Cibubur

Jaktim

021-8732519

53

STM

13

SMK

53

Jl.Manggabesar VI/27 Tamansari

Jakbar

021-6392046

54

STM

14

SMK

54

Jl.Bendungan Jago 53

Jakpus

021-4248741

55

STM

11

SMK

55

Jl.Pademangan VII

Jakut

021-6412787

56

STM

12

SMK

56

Jl.Raya Pluit Timur

Jakut

021-6602880

57

SMIP


SMK

57

Jl.Taman Margasatwa 38-B

Jaksel

021-7806249

58

SMIK


SMK

58

Jl.Swadaya II Bambu Apus Cipayung

Jaktim

021-8446304

Adab dan Do'a Ketika Melihat Orang Terkena Musibah

Diantara adab-adabnya: 1. Tidak menghina orang yang tertimpa musibah dan tidak menjadikannya bahan pembicaraan. Sabda Rasulullah saw:  _...